Benarkah Suka Marah Pertanda Mengidap Hipertensi?

Benarkah Suka Marah Pertanda Mengidap Hipertensi?

Artikel, Artikel Umum
Benarkah Suka Marah Pertanda Mengidap Hipertensi? - Selama ini telah berkembang suatu keyakinan dalam masyarakat bahwa orang yang senang marah-marah cenderung mengalami hipertensi. Pakar jantung dan hipertensi pun memberikan jawabannya. Menurut dr Arieska Ann Soenarta, SpJP., FIHA., dari Indonesian Society of Hypertension (InaSH), bahwa belum ada bukti yang menyebut orang doyan marah-marah berarti mengidap hipertensi. Namun marah-marah memang menurutnya bisa meningkatkan tekanan darah. “Jadi ketika marah-marah itu, adrenalin meningkat. Hal ini menyebabkan pembuluh darah mengecil sehingga tekanan darah meningkat, begitu juga dengan kaget. Orang kaget dengar sesuatu itu, tekanan darahnya juga langsung naik,” ujarnya, ditemui di kantor InaSH, di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Pada kesempatan yang sama, Dr dr Yuda Turana, SpS, juga dari InaSH, mengatakan…
Read More
Ortu Cerai, Ini Dampaknya pada Anak

Ortu Cerai, Ini Dampaknya pada Anak

Artikel, Artikel Anak
Ortu Cerai, Ini Dampaknya pada Anak - Perceraian ternyata berbanding lurus dengan tingkat kenakalan anak. Ini sangat berbahaya bagi anak. Anak-anak menjadi tidak betah berada dalam lingkungan keluarga sehingga mencari dunia di luar rumah. Hal tersebut tentunya sangatlah berbahaya mengingat mereka merupakan generasi penerus bangsa. “Pelariannya pergaulan bebas, seks bebas, narkoba, ugal-ugalan, kriminal bahkan anak melawan orang tua, bisa menjadi dampak akibat perceraian,” kata Yanri. Ia mengajak orangtua untuk berperan menjaga keharmonisan serta menciptakan iklim yang kondusif untuk perkembangan psikologi anak. Caranya dengan melakukan pengawasan terhadap keseharian anak serta menjadikan anak layaknya teman sharing. “Jadilah teladan buat anak, terbuka kepada anak, posisikan sebagai teman, ajak sharing, jangan dipuaskan dengan harta. Ajari anak untuk takut Tuhan, beri kesibukan…
Read More
Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat

Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat

Artikel, Artikel Umum
Kendalikan Hipertensi Dengan 5 Gaya Hidup Sehat - Untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi) ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan tanpa memakai obat. Sebagai contoh seperti mulai membatasi konsumsi garam, rajin olahraga, hingga berhenti merokok. Bila semua gaya hidup tersebut diterapkan maka seseorang bisa mendapatkan nilai tekanan darah yang lebih baik. Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia atau Indonesian Society of Hypertension (InaSH) menjelaskan bagaimana tiap usaha gaya hidup sehat bisa memengaruhi tekanan darah: Kurangi konsumsi garam Konsumsi garam memiliki hubungan kuat dengan tekanan darah. Makanan yang mengandung garam 1,5 gram per 100 gram saja sudah bisa dibilang cukup tinggi dan bila dikonsumsi dalam jangka panjang akan meningkatkan tekanan darah. Menurut InaSH, ketika seseorang mulai mengendalikan konsumsi…
Read More
Ayo Kenali Tanda-tanda Stres Pada Anak!

Ayo Kenali Tanda-tanda Stres Pada Anak!

Artikel, Artikel Anak
Ayo Kenali Tanda-tanda Stres Pada Anak! - Banyak yang mengira anak tidak akan mengalami stres, karena tanggung jawabnya masih sedikit. Terlebih, anak tak perlu memikirkan pekerjaan yang menumpuk, masalah keluarga atau konflik dengan rekan kerja, layaknya orang dewasa. Kenyataannya, stres pada anak bisa terjadi. Stres merupakan respon terhadap perubahan pada diri anak. Penyebab stres (stresor) bisa berasal dari luar maupun dalam diri sang anak itu sendiri. Stresor pada anak bervariasi dan terus berkembang seiring usianya. Sebagai contoh, stresor pada balita adalah cemas berpisah (separation anxiety) dengan orang tua atau pengasuhnya. Sementara itu, stresor pada anak usia sekolah bisa berupa lingkungan sekolah atau tekanan teman kelompoknya. Hal lain yang dapat menjadi stresor pada anak adalah lingkungan baru saat…
Read More
Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi

Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi

Artikel, Artikel Umum
Simak 5 Mitos Tentang Hipertensi - Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi masih menjadi momok di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menyebut prevalensi hipertensi atau tekanan darah tinggi secara nasional mencapai 25,8 persen. Sejatinya, hipertensi bisa dicegah dan dikontrol dengan mengadopsi gaya hidup sehat seperti olahraga minimal 30 menit per hari, mengurangi konsumsi garam, dan rutin melakukan pemeriksaan dini serta mengecek tekanan darah secara teratur. Nah, edukasi masyarakat soal penyakit tekanan darah tinggi dan hipertensi juga harus ditingkat. Salah satunya dengan cara tidak lagi memercayai mitos-mitos seputar hipertensi. Apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 mitos soal hipertensi dan darah tinggi yang sebaiknya tak lagi dipercaya: Naik tangga bikin hipertensi Naik tangga memang bisa meningkatkan tekanan…
Read More
Makanan Berikut Tingkatkan Kemampuan Anak di Sekolah

Makanan Berikut Tingkatkan Kemampuan Anak di Sekolah

Artikel, Artikel Anak
Makanan Berikut Tingkatkan Kemampuan Anak di Sekolah - Manfaat makan sayuran tampaknya tak perlu diragukan lagi. Sayuran juga bisa membantu meningkatkan kemampuan belajar anak di sekolah. Menurut dua studi baru dari Pusat Nutrisi, Pembelajaran dan Memori di University of Illinois, nutrisi lutein, yang ditemukan di banyak buah dan sayuran secara positif bisa memengaruhi nilai tes anak Anda. “Anak-anak bisa meningkatkan lutein mereka dengan mengonsumsi makanan tertentu,” kata peneliti Matthew Kuchan, seperti dilansir laman MSN, beberapa waktu lalu. Sementara pigmen tanaman kebanyakan dikenal untuk melindungi mata dari kehilangan penglihatan, nutrisi dari sayuran telah ditemukan bermanfaat bagi kesehatan otak. Studi pertama yang dipublikasikan di jurnal Nutritional Neuroscience menemukan bahwa anak-anak 8 dan 9 tahun dengan tingkat lutein yang…
Read More
Makan Terpola Bisa  Memperpanjang Usia

Makan Terpola Bisa Memperpanjang Usia

Artikel, Artikel Umum
Makan Terpola Bisa Memperpanjang Usia - Pola makan sangat menentukan kesehatan Anda. Menerapkan pola makan yang salah dapat membuat Anda terkena beragam masalah kesehatan meematikan seperti diabetes. Nah berikut ada pola makan sehat yang bisa mencegah Anda terkena masalah kesehatan di masa depan: Mengunyah secara perlahan Mengunyah makan secara perlahan bisa membantu Anda terhindar dari penyakit mengerikan seperti jantung, stroke hingga diabetes. Seorang dokter dari Universitas Hiroshima, menyebut bahwa orang yang memiliki kebiasaan makan cepat bisa membuat tubuh tidak bisa mencerna glukosa dengan baik sehingga menyebabkan hormon insulin tidak bekerja dengan baik yang akhirnya memicu beragam penyakit. Hindari memesan makanan via Online Zaman sekarang mau makan saja tinggal pesan online, hal ini memang sangat membantu sekali jika Anda…
Read More
Ini Waktu yang Pas Anak Main Gadget

Ini Waktu yang Pas Anak Main Gadget

Artikel, Artikel Anak
Ini Waktu yang Pas Anak Main Gadget - Tak hanya untuk bermain games dan berkomunikasi, kini gawai sudah menjadi "teman" anak-anak untuk menonton video favorit di YouTube atau mencari bahan untuk tugas sekolahnya. Tak heran jika gawai sulit dilepaskan dari pandangan mata anak. Meski banyak sisi positif dari gawai, tetapi sebagai orangtua kita juga tak bisa menutup mata akan bahaya yang mengintai dari perangkat teknologi ini. Itu sebabnya orangtua harus membatasi waktu anak menggunakan gawai. “Misal dalam satu hari anak hanya diberikan bermain gadget selama 1 jam, tetapi waktu yang diberikan itu jangan semua dihabiskan, berikan pola 15 menit pagi, 15 menit siang dan seterusnya, agar anak tidak terlalu larut dengan gadget dan tontonannya,” kata psikolog anak…
Read More
Awas, Hipertensi Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun

Awas, Hipertensi Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun

Artikel, Artikel Umum
Awas, Hipertensi Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun - Penyakit hipertensi tidak hanya dikaitkan dengan risiko stroke. Pakar mengatakan hipertensi juga memiliki pengaruh buruk pada fungsi kognitif otak. Menurut Dr dr Yuda Turana, SpS, dari Indonesian Society of Hypertension (InaSH), bahwa penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya pikun di usia tua. Hal ini dikarenakan tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah yang mengurangi suplai oksigen ke otak. “Penelitian menyebut bahwa hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan seseorang memiliki fungsi otak yang jelek saat usia lanjut atau fungsi kognitifnya menurun,” papar dr Yuda, ditemui di kantor InaSH, di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mencegah terjadinya hipertensi. dr Yuda…
Read More
Mau Anak Berprestasi, Hindari TV!

Mau Anak Berprestasi, Hindari TV!

Artikel, Artikel Anak
Mau Anak Berprestasi, Hindari TV! - Orangtua harus lebih berhati-hati terhadap televisi. Menempatkan televisi di kamar anak akan memberikan akses 24 jam bagi mereka menyalakan televisi, sementara orangtua akan kesulitan mengontrol. Terlalu sering mengakses televisi ternyata bisa berdampak negatif bagi fisik, psikologis, dan sosialisasi anak. Ada sebuah penelitian baru yang dimuat di Laman Indian Express mengenai meletakkan televisi di kamar anak. Beberapa kegiatan di monitor televisi bisa diakses dengan mudah, salah satunya bermain gim video. Berdasarkan penelitian yang ditulis dalam The Journal Developmental Psychology yang ditulis Profesor Psikologi dari Iowa State University, Amerika Serikat (AS) Douglas Gentile, televisi di dalam kamar anak akan mengurangi waktu mereka tidur, membaca, hingga berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kenaikan…
Read More