Ternyata, Pikiran Negatif Picu Penyakit Demensia

Ternyata, Pikiran Negatif Picu Penyakit Demensia

Artikel, Artikel Umum
Ternyata, Pikiran Negatif Picu Penyakit Demensia Sebuah studi terbaru mengungkapkan ada keterkaitan antara pikiran negatif dengan alzheimer, jenis penyakit demensia yang paling umum terjadi di masyarakat. Karena itu, bagi Anda yang acapkali khawatir pada segal hal atau suka menyimpan pikiran negatif, sebaiknya menanggalkan kebiasaan itu segera. Studi yang dilakukan oleh peneliti di University College London tersebut menemukan bahwa berpikir negatif secara terus-menerus dapat menyebabkan penurunan fungsi otak (kognitif) serta membuat gumpalan dua protein berbahaya yang bisa menyebabkan alzheimer. “Kami menemukan bahwa berpikir negatif berulang-ulang bisa menjadi faktor risiko baru untuk demensia,” tandas Dr. Natalie Marchant, psikiater dan peneliti senior di Departemen Kesehatan Mental University College London. Perilaku yang mengarah pada pikiran negatif seperti perenungan tentang masa lalu ataupun kekhawatiran akan masa depan diukur terhadap…
Read More
Selain Genetik, Gaya Hidup Bikin Orang Berisiko Kena Kanker Usus

Selain Genetik, Gaya Hidup Bikin Orang Berisiko Kena Kanker Usus

Artikel, Artikel Umum
Selain Genetik, Gaya Hidup Bikin Orang Berisiko Kena Kanker Usus Kanker usus merupakan salah satu dari tiga jenis kanker yang terbanyak dialami di seluruh dunia. Sebenarnya, kanker usus yang dideteksi dini bisa diobati dan penderitanya memiliki angka harapan hidup yang tetap tinggi. Menurut dokter spesialis penyakit dalam Ari Fahrial Syam, bila kasus kanker usus ditemukan di tahap awal maka harapan hidup lima tahun sekitar 92 persen. Sebaliknya,  jika kanker usus ini ditemukan pada stadium IV/lanjut, maka harapan hidup 5 tahunnya hanya tinggal 12 persen. Ditambahkannya, gaya hidup menjadi salah satu penyebab angka kasus kanker usus tinggi di masyarakat. Selain itu, faktor genetik juga punya faktor risiko, tapi tetap gaya hidup yang punya peran utama. Beberapa faktor risiko yang telah teridentifikasi dan konsisten dalam berbagai…
Read More
Sistem Pencernaan Prima, Kekebalan Tubuh Paripurna

Sistem Pencernaan Prima, Kekebalan Tubuh Paripurna

Artikel, Artikel Umum
Sistem Pencernaan Prima, Kekebalan Tubuh Paripurna Menerapkan pola hidup sehat adalah hal yang penting dilakukan, terutama di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Salah satu hal yang disarankan untuk dilakukan pada saat ini adalah mengonsumsi serat dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Menurut Dr. Hilna Khairunisa Shalihat, M.Gizi., Sp.GK., serat dan nutrisi sangat penting bagi kesehatan tubuh dan mental. Khususnya dalam berpuasa dan saat masa pandemi virus corona ini, konsumsi serat dan nutrisi yang cukup setiap harinya dapat menyehatkan sistem pencernaan sebagai sumber utama dari sel imun sehingga imun tubuh kuat dan tidak mudah terpapar oleh penyakit dan virus, selain itu juga dapat mengurangi tingkat stres. Dikatakannya, sekitar 70 persen dari sistem imun tubuh ada di saluran pencernaan. Oleh karena itu, menjaga pencernaan sehat adalah kunci…
Read More
Kolesterol Tinggi, Ini 4 Masalah yang Bisa Muncul

Kolesterol Tinggi, Ini 4 Masalah yang Bisa Muncul

Artikel, Artikel Umum
Kolesterol Tinggi, Ini 4 Masalah yang Bisa Muncul Setiap orang bisa mengalami kenaikan kadar kolesterol. Bisa jadi karena konsumsi makanan yang berlebihan, terutama pada olahan santan. Pada dasarnya, kolesterol merupakan salah satu jenis lemak yang terdapat pada setiap sel tubuh dan sesungguhnya baik bagi kesehatan. Namun jika jumlahnya terlalu tinggi, hal ini justru dapat menimbulkan bahaya. Tingginya kolesterol yang dimiliki seseorang ini bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah masalah kesehatan yang bisa terjadi ketika kadar kolesterol terlalu tinggi. Jantung koroner Munculnya plak di darah akibat tingginya kolesterol dapat menyebabkan arteri jadi menyempit. Lebih lanjut, hal ini dapat menimbulkan nyeri di dada serta serangan jantung. Stroke Munculnya plak di arteri juga dapat mempersempit arteri yang terhubung ke otak dan…
Read More
Miliki Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Miliki Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Artikel Umum, Artikel
Miliki Kesehatan Mental di Masa Pandemi Penyebaran korona masih demikian masif di Indonesia. Ini merupakan masa-masa penuh ketidakpastian. Rasa was-was dan penuh kecemasan mewarnai kehidupan banyak orang. Dan, ini bisa menyebabkan masalah mental. Orang bisa menjadi depresi dan stres. Dilansir dari Medical Daily, mengatasi rasa cemas dan depresi memang merupakan hal yang sukar. Hal ini terutama ketika kamu tak bisa ke luar ruangan, berkonsultasi dengan tenaga profesional, atau mencari bantuan dari teman. Untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang muncul, terdapat sejumlah hal yang bisa kamu lakukan. Berikut beberapa cara yang harus kamu lakukan untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang kamu alami.  Membaca buku Membaca buku terutama yang berhubungan dengan kesehatan mental merupakan cara untuk mengatasi masalah mental. Sejumlah buku motivasi tertentu juga bisa bisa…
Read More
Pencernaan Terganggu, Ini 6 Asupan Alami Mengatasinya

Pencernaan Terganggu, Ini 6 Asupan Alami Mengatasinya

Artikel, Artikel Umum
Pencernaan Terganggu, Ini 6 Asupan Alami Mengatasinya Kita semua pernah merasakan bagaimana perut mengalami gangguan kesehatan yang membuat sangat tidak nyaman sama sekali. Beberapa contoh yang pernah dirasakan, seperti mual atau terbakar yang biasanya terjadi selama atau setelah makan. Sementara, gangguan pencernaan adalah kondisi umum yang terjadi pada pria dan wanita dari semua kelompok umur dan sering disebabkan karena makan terlalu banyak, makan terlalu cepat, makan yang berlemak atau pedas, minum alkohol berlebihan, merokok, stres dan kelelahan. Berikut adalah asupan yang penting dikonsumsi saat terjadi gangguan pencernaan seperti dilansir Boldsky. Jahe Jahe adalah bahan yang mudah ditemui di rumah dan kerap digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan yang disebabkan oleh refluks asam dan dapat membantu meringankan gejala. Air putih Minumlah banyak air putih karena tubuh…
Read More
Kenali Gejala Henti Jantung (yang) Tanpa Peringatan

Kenali Gejala Henti Jantung (yang) Tanpa Peringatan

Artikel, Artikel Umum
Kenali Gejala Henti Jantung (yang) Tanpa Peringatan Henti jantung kerap terjadi tanpa peringatan sebelumnya. Karena itu, penting untuk mengetahui gejala pada kondisi ini agar bisa menyelamatkan nyawa dan meningkatkan peluang hidup pasien. Henti jantung memiliki gejala seperti tiba-tiba runtuh, tidak ada denyut nadi, tidak bernapas, dan hilang kesadaran. Namun, terkadang tanda dan gejala lain terjadi sebelum henti jantung. Seperti misalnya rasa tidak nyaman pada dada, sesak napas, kelemahan, serta palpitasi. Dilansir dari laman Mayo Clinic, masalah dalam irama jantung atau aritmia terjadi karena masalah dengan sistem kelistrikan jantung, yang mana ini adalah penyebab umum pada henti jantung. Sistem kelistrikan jantung mengontrol laju dan ritme detak jantung. Jika terjadi kesalahan, jantung bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur (aritmia). Sering kali aritmia berlangsung…
Read More
Jika Tertular Covid-19, Penderita Diabetes Rentan Komplikasi

Jika Tertular Covid-19, Penderita Diabetes Rentan Komplikasi

Artikel, Artikel Umum
Jika Tertular Covid-19, Penderita Diabetes Rentan Komplikasi Banyak laporan menyebutkan bahwa orang dengan kondisi kesehatan seperti diabetes, lebih rentan terhadap komplikasi jika merek tertular Covid-19. Hal itu disampaikan Dr Muhammad Hamed Farooqi Direktur dan Konsultan Endokrinologis, Pusat Diabetes Dubai. Menghadapi kondisi pandemi, menurut Farooqi, tidak perlu panik. “Tidak perlu panik karena jika Anda panik, itu akan menciptakan lingkaran setan di mana tingkat kecemasan dan kadar gula darah akan naik,” kata Dr Farooqi seperti dikutip Gulf News, baru-baru ini. Menurutnya, jika diabetes Anda tidak terkendali dengan baik, itu dapat menyebabkan resistensi terhadap penyakit apa pun menjadi lebih rendah. Karena itu, ketika Anda melakukan perlawanan setelah terkena virus, mungkin respons kekebalan Anda mungkin tidak sama dengan seseorang yang tidak menderita diabetes," jelasnya. Dr Farooqi mengakui bahwa…
Read More
Ini Gejala dan Risiko Tumor Otak

Ini Gejala dan Risiko Tumor Otak

Artikel, Artikel Umum
Ini Gejala dan Risiko Tumor Otak Tumor otak merupakan kumpulan, atau massa, sel-sel abnormal di otak. Tengkorak yang menutupi otak, sangat kaku. Setiap pertumbuhan di dalam ruang terbatas seperti itu dapat menyebabkan masalah. Tumor otak bisa bersifat kanker (ganas) atau bukan kanker (jinak). Ketika tumor jinak atau ganas tumbuh, mereka dapat menyebabkan tekanan di dalam tengkorak meningkat. Hal tersebut menyebabkan kerusakan otak hingga mengancam jiwa. Tumor otak dikategorikan sebagai primer atau sekunder. Tumor otak primer berasal dari otak. Banyak tumor otak primer jinak. Tumor otak sekunder, juga dikenal sebagai tumor otak metastasis. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel kanker menyebar ke otak dari organ lain, seperti paru-paru atau payudara. Seberapa cepat tumor otak tumbuh dapat sangat bervariasi. Tingkat pertumbuhan serta lokasi tumor otak menentukan bagaimana…
Read More
Ternyata Bentuk Glaukoma Bisa Terjadi Tanpa Tanda Peringatan

Ternyata Bentuk Glaukoma Bisa Terjadi Tanpa Tanda Peringatan

Artikel Umum, Artikel
Ternyata Bentuk Glaukoma Bisa Terjadi Tanpa Tanda Peringatan Glaukoma merupakan penyakit mata yang banyak dialami oleh para lanjut usia. Umumnya, lansia yang mengalami glaukoma bisa berdampak kebutaan. Glaukoma dapat terjadi pada semua usia, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Seperti dilansir Mayo Clinic, glaukoma merupakan sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik. Kerusakan ini sering disebabkan oleh tekanan tinggi yang tidak normal di mata. Banyak bentuk glaukoma tidak memiliki tanda-tanda peringatan. Efeknya sangat bertahap sehingga pasien mungkin tidak melihat perubahan dalam penglihatan sampai kondisinya berada pada stadium lanjut. Kehilangan penglihatan karena glaukoma tidak dapat dipulihkan, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur. Seperti halnya pengukuran tekanan mata sehingga diagnosis dapat dilakukan pada tahap awal dan diobati dengan tepat. Jika glaukoma…
Read More