Mau Tahu Beda Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2? Simak Penjelasan Berikut

Mau Tahu Beda Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2? Simak Penjelasan Berikut

Artikel Umum, Artikel
Diabetes merupakan suatu kondisi kronis yang terjadi ketika kadar glukosa darah terlalu tinggi. Baik diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan kadar gula darah naik lebih tinggi dari normal. Perawatan yang tepat, yang meliputi suntikan insulin dan pemantauan gula darah, serta perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola gejala pada banyak pasien. Namun, pada beberapa kasus, komplikasi yang timbul dari kondisi ini bisa mematikan. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diabetes adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penyakit ini juga merupakan penyebab utama kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi ekstremitas bawah. Tindakan gaya hidup sederhana seperti makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, mempertahankan berat badan normal, dan menghindari penggunaan tembakau telah terbukti mencegah atau menunda timbulnya diabetes tipe 2. Dilansir…
Read More
Hati-hati, Terjadi Gangguan Fisik Akibat Oversleeping

Hati-hati, Terjadi Gangguan Fisik Akibat Oversleeping

Artikel Umum, Artikel
Tidur terlalu banyak juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Tidur terlalu banyak atau yang secara ilmiah disebut hipersomnia merupakan gejala penyakit dan gangguan kesehatan tertentu. Jika Anda telah tidur lebih dari biasanya, atau lebih dari 7—8 jam dalam sehari, Anda harus memperhatikan gejala dari masalah berikut. Tidur berlebihan merupakan gejala gangguan kesehatan mental seperti depresi Dilansir dari Times Now News, tidur berlebihan atau hipersomnia merupakan gejala depresi, terutama di kalangan dewasa muda dan remaja. Rasa kantuk yang berlebihan adalah gejala depresi. Sekitar 40% orang dewasa muda di bawah usia 30 menunjukkan hipersomnia sebagai gejala depresi. Tidur berlebihan terkait dengan gangguan tidur Gangguan tidur tidak selalu menyulitkan orang untuk tidur, tetapi kadang-kadang menghambat kualitas tidur yang menyebabkan lebih banyak mengantuk dan tidur. Oversleeping atau hypersomnia…
Read More
Diabetes Sering Serang Kaki, Ini Penyebabnya

Diabetes Sering Serang Kaki, Ini Penyebabnya

Artikel Umum, Artikel
Penyakit diabetes biasanya menyebabkan masalah pada aliran darah seseorang. Pada umumnya, masalah ini bakal menyerang bagian kaki seseorang terlebih dahulu. Lantas mengapa biasanya hal ini tampak dari kaki terlebih dahulu? “Diabetes adalah penyakit dalam darah. Darah mengitar ke seluruh bagian tubuh kita. Otak, mata, semua bisa,” ungkap spesialis penyakit dalam, dr. Bhanu, SpPD di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Bhakti Mulia, Jakarta, menyebutkan bahwa kaki memiliki gang yang paling kecil, memudahkan diabetes untuk menyerang. “(Diabetes) Menyebabkan darah bersifat kental. Yang tadinya darah bisa ke gang kecil, karena terlalu kental tidak bisa sampai. Kaki terletak jauh dari jantung dan gang-gangnya adalah yang paling kecil.” ucapnya. Dr. Bhanu juga mengatakan jika seseorang yang memiliki diabetes terluka sedikit, dapat menyebabkan korengan.…
Read More
Diabetes Bisa Diperangi Dari Rumah Dengan 4 Cara Ini

Diabetes Bisa Diperangi Dari Rumah Dengan 4 Cara Ini

Artikel Umum, Artikel
Penyakit diabetes merupakan salah satu masalah yang dialami oleh banyak orang. Pengobatan dari penyakit satu ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup. Menurut Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Umum Bhakti Asih, Jakarta, dr. Bhanu, SpPD, pencegahan dini diabetes, khususnya diabetes tipe 2. empat cara ini mudah dilakukan dan bisa diterapkan langsung di rumah. Siapkan makanan dari rumah Umumnya makanan yang dibeli di luar memakai minyak yang dipakai berulang-ulang dan bumbu-bumbu yang tidak sehat. “Salah satu yang bisa saya sarankan (untuk menghindari makanan tidak sehat) siapkan makanan dari rumah,’ kata dr. Bhanu. Olahraga yang cukup “Satu hal yang saya respect dari Jackie Chan adalah apapun yang dia makan dia akan imbangi dengan olahraga. Misalkan dia makan satu es krim, dia akan lari nambah…
Read More
Kenali Penyebab Masalah Jantung Bengkak

Kenali Penyebab Masalah Jantung Bengkak

Artikel Umum, Artikel
Salah satu masalah jantung yang kerap dialami oleh sebagian orang adalah masalah jantung bengkak. Hal ini terjadi ketika seseorang mengalami gagal jantung sehingga timbul efek pada katup jantung berupa pelebaran. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito A Damay menjelaskan, jantung bengkak juga termasuk efek yang ditimbulkan dari serangan jantung dan orang yang bertahan dari serangan jantung yang tidak menjalani pengobatan. Hal ini mengakibatkan gangguan listrik jantung yang menyebabkan aritmia (gangguan irama jantung). Orang yang punya jantung bengkak bisa hidup normal. “Perlu pengobatan dan disiplin berobat agar pasien tetap semangat mengikuti program tata laksana. Lalu bukan pengobatan, tapi latihan fisik secara terkontrol. Bukan olahraga kayak orang normal,” jelas Vito. Misalnya, kita tidak meminta pasien maraton, tapi cukup dengan lari. Trik itu tetap membuat performa…
Read More
Tangani Katup Jantung Bocor Dengan Cara Ini

Tangani Katup Jantung Bocor Dengan Cara Ini

Artikel Umum, Artikel
Salah satu masalah jantung yang mungkin terjadi dan tidak banyak dikenali adalah masalah katup jantung bocor. Masalah katup jantung bocor ini memiliki cara penyembuhan tersendiri dibanding masalah jantung lain. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Vito A. Damay menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi ketika katup jantung bocor. “Katup jantung itu membatasi ruangan di jantung. Kalau ada kebocoran dan kerusakan itu sebenarnya karena katup tidak tertutup rapat dan menyempit,” jelas Vito. Adanya katup yang tidak tertutup rapat membuat ruangan jantung membesar sehingga terganggu fungsinya. Jika cukup berat kondisi katup jantung bocor, maka penanganan berupa pengobatan dan operasi bisa dilakukan. “Operasinya tanpa bedah terbuka. Jadi, melalui kulit dimasukkan selang. Selang ini membuka penyempitan pada katup jantung. Kita membuat katup jantung tidak terlalu bocor,” lanjut Vito. Selain…
Read More
Indera Penciuman Menurun, Masalah Kesehatan Serius Mengancam Lansia

Indera Penciuman Menurun, Masalah Kesehatan Serius Mengancam Lansia

Artikel Umum, Artikel
Menurunnya penciuman pada seseorang, terutama yang berusia tua bisa menjadi penanda masalah kesehatan serius dan meningkatnya kematian. Pada orang tua yang indera penciumannya menurun, terdapat potensi bahwa mereka akan meninggal dalam jangka waktu 10 tahun dibanding pada orang dengan penciuman yang tetap tajam. Dilansir dari Live Science, sebuah penelitian mengungkap bahwa orangtua dengan indera penciuman yang menurun memiliki risiko kematian 46 persen lebih tinggi dalam 10 tahun setelah melakukan tes dibanding pada mereka dengan penciuman yang baik-baik saja. Hasil penelitian ini juga menyebut bahwa terdapat peningkatan 28 persen risiko kematian dari parkinson, demensia, serta berat badan menurun tanpa sebab yang dapat mempengaruhi indera penciuman. Berdasar tim peneliti, hampir seperempat manula di Amerika Serikat mengalami penurunan indera penciuman. Namun sayangnya masalah ini tidak mudah dikenali…
Read More
Brokoli Berkhasiat Tekan Timbulnya Skizofrenia

Brokoli Berkhasiat Tekan Timbulnya Skizofrenia

Artikel Umum, Artikel
Brokoli merupakan salah satu sayuran sehat yang telah lama diketahui memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh. Sayuran ini diketahui mampu melawan sel kanker serta sumber yang sangat baik bagi vitamin C, Kalsium, dan vitamin B. Sebuah penelitian terbaru mengungkap sebuah manfaat terbaru dari brokoli yaitu mampu mengendalikan skizofrenia. Dilansir dari NY Post, sebuah penelitian yang dilakukan Johns Hopkins Medicine mengungkap bahwa kandungan dari brokoli mampu mengatur ketidakimbangan kimia pada otak yang bisa dihubungkan dengan skizofrenia. Kandungan kimia sulforafana yang tinggi dari brokoli juga dapat digunakan sebagai alternatif obat antipsikotik. Kandungan ini diharap dapat menjadi obat tanpa efek samping yang berbahaya dan membahayakan. “Sangat mungkin ke depannya penelitian menunjukkan bahwa sulforafana sebagai suplemen yang aman untuk diberikan pada orang-orang dengan risiko skizofrenia sebagai cara untuk mencegah,…
Read More
Jalan Cepat Bisa Perpanjang Usia

Jalan Cepat Bisa Perpanjang Usia

Artikel Umum, Artikel
Kecepatan langkah seseorang ketika berjalan biasanya muncul karena perbedaan kepribadian yang mungkin mereka miliki. Namun siapa sangka bahwa ternyata kecepatan langkah kaki ini juga dapat menentukan usia seseorang. Dilansir dari Mayo Clinic, sebuah penelitian menyebut bahwa orang yang berjalan lebih cepat memiliki usia lebih panjang dibanding mereka yang berjalan lambat. Hasil temuan ini tentu menarik karena menemukan hubungan antara kecepatan berjalan dengan usia. Penelitian ini menemukan bahwa pejalan cepat berjalan dengan kecepatan sekitar 4,8 kilometer per jam yang setara dengan 100 langkah per menit. Sedangkan pejalan lambat berjalan antara 1,6 hingga 3,2 kilometer per jam dan hanya setara dengan 50 langkah per menit. Hasil penelitian mempelajari pergerakan lebih dari 400 ribu orang dan menemukan bahwa pejalan cepat memiliki usia perkiraan hidup lebih panjang. Menariknya,…
Read More
Alami Osteoporosis Dini Dipicu Rokok dan Minuman Alkohol

Alami Osteoporosis Dini Dipicu Rokok dan Minuman Alkohol

Artikel Umum, Artikel
Mengonsumsi alkohol serta merokok sudah diketahui bisa menjadi penyebab dari munculnya sejumlah penyakit. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa kebiasaan ini ternyata juga bisa menimbulkan masalah pada tulang. Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian terbaru menyebut kebiasaan merokok dan minum alkohol secara berlebih bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami osteoporosis lebih awal. Peneliti mengaku menemukan mekanisme sel yang menghubungkan kedua hal ini dengan kondisi tulang. Mekanisme sel ini ditemui pada mitokondria yang diketahui sebagai pusat dari sel. Lebih spesifik lagi, mitokondria yang terdampak merupakan salah satu dari makrofag yang merupakan sel imun yang dapat melawan pembuangan sel dan obyek asing dengan cara menyerapnya. Berdasar penelitian, sejumlah faktor gaya hidup seperti merokok dan minum alkohol bisa mempengaruhi mitokondria di makrofag. Hal ini bisa membuat sel menjadi osteoklas…
Read More