Bahan Rumahan Bisa ‘Mengusir’ Selulit

Bahan Rumahan Bisa ‘Mengusir’ Selulit

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6105" align="alignleft" width="300"] Foto: Liputan6.com[/caption] Selulit merupakan masalah kulit yang umum dialami oleh banyak wanita. Terdapat berbagai cara mengatasi masalah selulit ini terutama dengan menggunakan berbagai krim perawatan kulit. Namun rupanya selain dengan menggunakan krim kulit yang cukup mahal, menghilangkan selulit juga bisa dilakukan dengan sejumlah bahan sederhana. Dilansir dari The Stir, berikut enam cara mudah dan sederhana untuk hilangkan selulit. Berendam dengan Rumput Laut Berendam menggunakan rumput laut bisa jadi cara mudah bagimu untuk menghilangkan selulit. Kamu dapat melakukan hal ini seminggu sekali untuk menghilangkan racun dari kulit dan membuatnya semakin lembut. Pijat Melakukan pijat secara teratur bisa memecah sel-sel lemak di kulit. Hal ini juga bisa membantu memperlancar sirkulasi darah yang keduanya bisa bermanfaat untuk menghilangkan selulit. Minum Jus Lemon dan Cabe Rawit Campurkan jus lemon dan…
Read More
Agar Cerdas, Anak Butuh Sedikit Duduk dan Banyak Bermain

Agar Cerdas, Anak Butuh Sedikit Duduk dan Banyak Bermain

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6099" align="alignleft" width="300"] Foto: parentingclub.id[/caption] Ada banyak cara membuat anak bisa tumbuh dengan sehat dan cerdas. Salah satunya, tentu dengan memberi mereka asupan nutrisi yang cukup sehingga membantu perkembangan tubuh dan otaknya. Kendati demikian, ada cara lain yang tak kalah penting untuk dilakukan para orangtua. Kita perlu lebih sering mengajak anak bergerak, alih-alih membiarkannya duduk atau sekadar beristirahat melulu. Anjuran ini sendiri belum lama dirilis oleh World Health Organization (WHO). Bahwa pada dasarnya, anak kecil berusia di bawah lima tahun sebaiknya tidak berlama-lama menyaksikan layar—HP, televisi, dan lainnya, serta mesti lebih sering bergerak. Anak-anak ini juga dianjurkan memiliki kualitas tidur yang baik dan memiliki waktu lebih banyak untuk bermain dan berkegiatan secara aktif. Dengan cara ini, anak-anak kita pun diharapkan dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan juga cerdas. “Memiliki tubuh yang sehat berarti kita…
Read More
Ternyata, Kolesterol Tinggi Munculkan Banyak Masalah Kesehatan

Ternyata, Kolesterol Tinggi Munculkan Banyak Masalah Kesehatan

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6102" align="alignleft" width="300"] Foto: obat-online.com[/caption] Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak yang terdapat pada setiap sel tubuh dan sesungguhnya baik bagi kesehatan. Namun jika jumlahnya terlalu tinggi, hal ini justru dapat menimbulkan bahaya. Tingginya kolesterol yang dimiliki seseorang ini bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah masalah kesehatan yang bisa terjadi ketika kadar kolesterol terlalu tinggi. Jantung Koroner Munculnya plak di darah akibat tingginya kolesterol dapat menyebabkan arteri jadi menyempit. Lebih lanjut, hal ini dapat menimbulkan nyeri di dada serta serangan jantung. Stroke Terdapatnya plak di arteri juga dapat mempersempit arteri yang terhubung ke otak dan bahkan bisa menghalanginya juga. Kondisi terbatasnya asupan darah ke otak ini dapat menjadi penyebab terjadinya stroke. Tekanan Darah Tinggi Seperti pada penyakit lainnya, kolesterol yang tinggi ini juga…
Read More
Sudah Imunisasi Kok Anak Anak Masih Terjangkit Penyakit?

Sudah Imunisasi Kok Anak Anak Masih Terjangkit Penyakit?

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6096" align="alignleft" width="300"] Foto: zwitsal.co.id[/caption] Pada beberapa kasus, walau seorang anak sudah mendapat imunisasi lengkap, namun ternyata masih bisa terjangkit penyakit. Hal ini mungkin terjadi ketika kualitas vaksin yang diberikan tidak baik. Kualitas vaksin menjadi salah satu indikator keberhasilan imunisasi, karena tujuan dari imunisasi adalah membentuk kekebalan tubuh. Ketika kekebalan tubuh telah terbentuk, anak pun terhindar dari penyakit. “Kita melihat manfaat dari imunisasi. Kalau cara pemberian vaksin dan imunisasi benar, anak tidak akan terserang penyakit. Nah, kalau anak masih juga sakit, kita berpikir, ada masalah dengan rantai dingin (cold chain),” jelas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono di Jakarta. Anung mencontohkan, anak yang sudah imunisasi campak lengkap dan tinggalnya di pegunungan kemudian terkena campak. Kita berpikir, salah satu penyebabnya bisa jadi adalah rantai dingin…
Read More
Tak Disadari, Ini 8 Hal Sehari-Hari Penyebab Kanker

Tak Disadari, Ini 8 Hal Sehari-Hari Penyebab Kanker

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6089" align="alignleft" width="300"] Foto: islampos.com[/caption] Kanker merupakan penyakit yang mematikan dan menimbulkan bagi banyak orang. Sejumlah makanan yang kita konsumsi serta gaya hidup yang dimiliki menjadi faktor yang berkontribusi bagi berkembangnya penyakit ini. Sejumlah hal sederhana yang kita lakukan sehari-hari tanpa disadari bisa menyebabkan munculnya penyakit kanker ini. Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut sejumlah hal sederhana yang bisa sebabkan munculnya penyakit kanker. Kelebihan Gula Kelebihan gula bisa menjadi penyebab munculnya kanker payudara. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan radang kanker di sel payudara. Konsumsi Minuman Panas Minum teh panas atau kopi di pagi hari merupakan salah satu hal yang menyenangkan dan bisa menenangkan hati. Namun siapa sangka bahwa konsumsi minuman panas dapat menjadi penyebab munculnya kanker di tenggorokan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi…
Read More
Anak Alami Obesitas, Cermati 6 Penyebabnya

Anak Alami Obesitas, Cermati 6 Penyebabnya

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6084" align="alignleft" width="300"] Foto: brilio.net[/caption] Obesitas atau kegemukan saat ini bukan hanya dialami orang dewasa. Anak -anak pun bisa terjangkit masalah obesitas ini bahkan pada usia yang sangat dini. Seorang penderita obesitas mudah sekali mengalami masalah kesehatan lain seperti kecemasan atau depresi dibanding pada anak lain. Selain itu, potensi penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan asma juga meningkat ketika seorang anak mengalami obesitas. Masalah ini muncul biasanya dipicu karena gaya hidup tak tepat berupa pola makan, kurang olahraga, atau juga faktor genetik. Dilansir dari The Health Site, berikut enam hal yang umum jadi penyebab obesitas pada anak-anak. Porsi Makan Berdasarkan WHO, membatasi porsi makan anak dapat membantu menurunkan risiko obesitas. Hal ini terjadi karena seseorang biasanya cenderung makan lebih banyak dari kebutuhan ketika porsi makan yang disajikan cukup…
Read More
Waspadai, Pergantian Musim Berdampak Penyakit

Waspadai, Pergantian Musim Berdampak Penyakit

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6081" align="alignleft" width="300"] Foto: mediaindonesia.com[/caption] Pergantian musim membuat terjadinya anomali pada suhu dan temperatur yang menyebabkan perubahan hawa panas dan dingin secara bergantian. Pada pergantian musim seperti ini, perubahan suhu yang mendadak dan rasa yang tidak nyaman ini menyebabkan banyak orang mudah menjadi sakit. Dilansir dari Livescience, perubahan suhu yang dramatis ini bukan penyebab langsung dari timbulnya penyakit ini. Dr. Benjamin Kaplan dari Orlando Health di Florida menyebut bahwa perubahan suhu menyebabkan munculnya sejumlah jenis virus yang berkembang dan menimbulkan penyakit ke sejumlah orang ini. “Banyak penelitian menunjukkan bahwa rhinovirus dan coronavirus merupakan dua penyebab utama dari kasus demam,” jelas Kaplan. Menariknya, mereka berkembang pada cuaca yang lebih dingin seperti pada musim dingin atau gugur. Pada kondisi yang dingin dan kering ini, virus influenza bakal berlipat ganda dan menyebar…
Read More
Jangan Biarkan Anak Kecanduan Main Game

Jangan Biarkan Anak Kecanduan Main Game

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6076" align="alignleft" width="300"] Foto: seratus.id[/caption] Menjauhkan anak dari kecanduan game merupakan sebuah hal yang penting untuk diketahui orangtua pada saat ini. Dua hal penting yang perlu dilakukan orangtua adalah pembatasan dan pemantauan pada anak saat bermain game termasuk game online seperti disampaikan Komisioner Bidang Pornografi dan Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah. “Gadget (gawai) juga ancaman. Kami sering mengingatkan kepada orangtua, jangan hanya sekadar menuruti keinginan anak. Harus ada pembatasan penggunaan gawai. Misal, hanya Sabtu-Minggu saja digunakan. Berapa lama waktunya? Ya, jangan sampai seharian, dari pagi sampai malam,” jelas Margaret di Jakarta. Penggunaan gawai harus diatur. Hindari anak mengunci pintu kamar agar orangtua bisa melihat aktivitas yang dilakukan anak. Ada baiknya penggunaan gawai dilakukan di ruang keluarga misalnya. Pastikan orangtua rutin mengecek ketika anak di dalam kamar seharian…
Read More
Kebanyakan Konsumsi Vitamin C Membahayakan Ginjal

Kebanyakan Konsumsi Vitamin C Membahayakan Ginjal

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_6064" align="alignleft" width="300"] Foto: motherandbaby.co.id[/caption] Vitamin C merupakan salah satu nutrisi penting yang sangat diperlukan oleh tubuh. Namun pada jumlah yang cukup banyak, konsumsi vitamin C ini justru bisa menyebabkan gangguan. Walau dokter menyebut bahwa kelebihan vitamin C tak menimbulkan bahaya, namun dosis berlebihan dari suplemen vitamin C ini bisa menimbulkan pusing, diare, mual, muntah, heartburn, kram perut, serta insomnia. Sejumlah masalah tersebut bisa muncul ketika kamu overdosis vitamin C. Dilansir dari Medical Daily, terdapat patokan yang sebaiknya dituruti mengenai asupan vitamin C ini yaitu sekitar 65 sampai 90 miligram setiap hari. Batas paling maksimal dari konsumsi vitamin C ini ada 2.000 miligram per hari. Meski tak dianggap membahayakan, pada kasus tertentu terdapat efek samping yang bisa terjadi dari konsumsi vitamin C secara berlebihan ini. Dari konsumsi vitamin C…
Read More
Anak Stunting Turun Bila Masyarakat Rajin Konsumsi Kalori

Anak Stunting Turun Bila Masyarakat Rajin Konsumsi Kalori

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_6047" align="alignleft" width="300"] Foto: idntimes.com[/caption] Jumlah anak di bawah lima tahun yang mengalami stunting di Indonesia diketahui menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jumlah menurunnya stunting ini disebabkan karena meningkatnya konsumsi kalori masyarakat berpendapatan rendah. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kementerian Kesehatan menunjukkan angka stunting di Indonesia sebesar 30,8 persen. Angka ini menurun dibanding data Riskesdas 2013, yang mencapai 37,8 persen. Menurut Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS peningkatan konsumsi makanan per kapita memengaruhi penurunan angka stunting. “Tahun lalu, konsumsi makanan per kapita di Indonesia meningkat sekitar 5 persen. Bahkan konsumsi kalori pada masyarakat berpendapatan rendah meningkat sekitar 8 persen,” kata Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementrian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS, Arifin Rudiyanto. Pada tahap kondisi tersebut, tingkat stunting untuk anak di bawah lima tahun di Indonesia turun 7…
Read More