Dapatkan Kulit Sehat Dengan 5 Vitamin Berikut

Dapatkan Kulit Sehat Dengan 5 Vitamin Berikut

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5928" align="alignleft" width="300"] Foto: fimela.com[/caption] Penelitian menunjukkan bahwa beberapa vitamin mungkin memainkan peran penting bagi kesehatan kulit. Dalam banyak kasus, vitamin ini paling efektif ketika seseorang mengoleskan langsung ke kulit. Mengikuti diet sehat dan seimbang yang bebas dari kekurangan vitamin dan nutrisi juga dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Pada dasarnya, vitamin adalah zat alami yang dibutuhkan tubuh manusia untuk berfungsi secara normal. Jadi, cara utama vitamin mempengaruhi kesehatan kulit adalah dengan memastikan bahwa tubuh tetap sehat secara keseluruhan. Lantas vitamin apa saja yang baik untuk kulit? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Medical News Today. Vitamin A Banyak multivitamin mengandung 100 persen atau lebih dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan. Sumber lain yang baik dari vitamin A adalah wortel, sayuran berdaun hijau gelap, ubi jalar…
Read More
Mengenal Separation Anxiety Pada Anak

Mengenal Separation Anxiety Pada Anak

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5924" align="alignleft" width="300"] Dok: parents.com[/caption] Kecemasan akan perpisahan atau dikenal dengan separation anxiety juga bisa dialami anak-anak. Dilansir dari Medical Daily, kecemasan ini umumnya dialami oleh bayi dan balita ketika orangtua mereka tidak berada di dekatnya. Pada usia ini hal itu disebut sebagai hal yang lumrah. “Antara usia enam bulan hingga tiga tahun, beberapa rasa tak nyaman ketika kamu terpisah dari orang yang dicintai merupakan sesuatu yang alami. Hal ini juga menunjukkan emosi yang bagus dan keterkaitan sosial dari anak terhadap orang yang mengasuh mereka serta figur orang dewasa,” jelas Judy Ho, psikologis klinis dan forensik dari California. Pada beberapa anak, kecemasan ini tidak tampak berkurang bahkan ketika mereka semakin dewasa. Perpisahan pada periode singkat ini tak dapat dicegah dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari serta kadar emosi menandai bahwa anak…
Read More
Serangan Jantung Terkait Kuat Dengan Stres

Serangan Jantung Terkait Kuat Dengan Stres

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5912" align="alignleft" width="300"] Foto: lifestyle.sindonews.com[/caption] Sebuah studi populasi Swedia yang besar telah menemukan hubungan kuat antara kondisi kejiwaan yang dapat mengikuti pengalaman yang sangat menegangkan dan risiko beberapa jenis penyakit kardiovaskular. Selain itu, para peneliti menemukan bahwa risiko serangan jantung dan kejadian kardiovaskular tiba-tiba sangat tinggi dalam 6 bulan setelah diagnosis kondisi terkait stres. Dilansir dari Medical News Today, untuk jenis penyakit kardiovaskular lainnya seperti gagal jantung, penyakit yang berkembang risikonya nampak paling tinggi selama 12 bulan setelah diagnosis psikiatri. Untuk emboli dan trombosis, yang merupakan kondisi utama yang berkembang dari pembekuan darah, risikonya kemungkinan lebih tinggi 1 tahun atau lebih setelah diagnosis penyakit yang disebabkan oleh stres. Temuan ini berlaku sama untuk pria dan wanita dan tidak tergantung pada riwayat medis, latar belakang keluarga, atau memiliki penyakit kejiwaan…
Read More
Bullying Sebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat

Bullying Sebabkan Perkembangan Otak Anak Terhambat

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5907" align="alignleft" width="300"] Foto: verrywellfamily.com[/caption] Perundungan atau bullying pada anak memiliki berbagai efek negatif, bahkan bertahun-tahun setelah hal tersebut dialami. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan struktur fisik di otak remaja yang mengalami perundungan berkali-kali. Perundungan yang dialami ini juga dapat berupa cyberullying yang pada belakangan ini juga mulai banyak terjadi. Cyberbullying merupakan perundungan yang dilakukan melalui ponsel, media sosial, atau secara umum dilakukan melalui internet. Penggunaan gawai ini menjadikan perundungan bisa dilakukan secara terus-menerus dan bahkan secara anonim pada kesempatan apa pun. Masalah yang muncul dari cyberbullying ini menjadikannya dampak yang mungkin dimunculkannya kian berbahaya. Sebuah penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa bullying pada usia anak-anak dapat berefek kepada kesehatan. Masalah ini di kemudian hari dapat menimbulkan efek yang signifikan baik secara individu terhadap keluarga, atau masyarakat pada umumnya.…
Read More
Tidak Langsung Ditangani, Stroke Bisa Sangat Berbahaya

Tidak Langsung Ditangani, Stroke Bisa Sangat Berbahaya

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5909" align="alignleft" width="300"] Foto: medicalnewstoday.com[/caption] Serangan stroke merupakan gangguan fungsi otak yang dapat membahayakan nyawa. Hal ini terutama terjadi jika tak dilakukan penanganan yang tepat. Biasanya serangan stroke ini terjadi secara mendadak dan dapat berlangsung selama 24 jam atau lebih. Ketika serangan ini telat ditangani, seseorang bisa mengalami penyempitan hingga pembuluh darah yang pecah. “Jika tidak dikendalikan atau diobati dapat memperburuk dan terjadi penyempitan atau pecah pembuluh darah,” kata dokter spesialis saraf Dewanta. Segera bawa ke rumah sakit terdekat dan diutamakan (rumah sakit) yang mempunyai dokter spesialis saraf juga fasilitas unit stroke. Waktu yang tepat akan menyelamatkan otak. Perlu dipahami gejala awal stroke berupa rasa kantuk yang sangat berat atau hilang kesadaran, pusing, kesemutan, dan baal (mati rasa) separuh badan. Gejala lain, yakni gangguan penglihatan satu atau pada dua…
Read More
Kemampuan Akademis dan Sosial Anak Turun Lantaran Sering Main HP

Kemampuan Akademis dan Sosial Anak Turun Lantaran Sering Main HP

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5905" align="alignleft" width="300"] Foto: maritaningtyas.com[/caption] Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu lama terpapar layar dapat berakibat pada obesitas, menurunnya nilai di sekolah, serta kemampuan sosial pada saat dewasa. Dilansir dari The Health Site, penelitian dilakukan terhadap anak yang diizinkan oleh orangtua untuk bermain smartphone atau menonton tv atau pada penelitian ini disebut sebagai layar. Izin ini diberikan sebagai cara untuk memberi hadiah serta untuk mengontrol perilaku anak. Hasil ini dibandingkan dengan anak yang tidak menerima perlakukan seperti itu dari orangtua. “Hal ini sama dengan kita yang tak seharusnya menggunakan makanan manis sebagai hadiah karena hal ini dapat meningkatkan ketertarikan terhadap hal tersebut. Ketika kamu memberi makanan sebagai hadiah, ini membuat anak-anak jadi cenderung tidak menyukai wortel dan lebih menyukai cake. Hal yang sama terjadi pada kebiasaan bermain hp atau menonton…
Read More
Gaya Hidup Masyarakat Dorong Bertambahnya Pasien PTM

Gaya Hidup Masyarakat Dorong Bertambahnya Pasien PTM

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5891" align="alignleft" width="300"] Foto: bogor.net[/caption] Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memperlihatkan kenaikan angka penyakit tidak menular (PTM). Beberapa di antaranya adalah kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, hingga hipertensi. Munculnya peningkatan terhadap sejumlah penyakit tidak menular tersebut ternyata disebabkan oleh sebuah hal. Gaya hidup masyarakat masa kini telah menyebabkan kenaikan penyakit yang tidak menular. “Kalau kita lihat penyakit tidak menularnya itu apa, pertama adalah stroke jadi pendarahan di otak, kedua adalah penyakit jantung, ketiga baru penyakit ginjal, gangguan neonatus, kemudian kanker dan macam-macam,” ujar Kepala Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan Siswanto beberapa waktu lalu. Siswanto mengungkapkan, ada tiga faktor risiko utama yang menyebabkan peningkatan angka penyakit tidak menular. Yang pertama adalah masalah terkait diet atau makanan, yang kedua adalah perilaku, dan yang ketiga terkait lingkungan seperti…
Read More
Memilih Sikat Gigi Untuk Anak Jangan Sembarangan

Memilih Sikat Gigi Untuk Anak Jangan Sembarangan

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5885" align="alignleft" width="300"] Foto: parenting.dream.co.id[/caption] Menyikat gigi sebaiknya dimulai sejak dini. Bahkan, sejak kedua gigi mulai tumbuh. Saat anak sudah mulai beranjak besar dan mereka mulai sedikit rewel ketika gigi disikat dan meminta untuk melakukannya sendiri, apa yang harus dilakukan? Banyak cara berbeda yang dilakukan oleh orang tua, salah satu caranya adalah dengan memberi sikat gigi yang cukup menarik dan pasta gigi dengan rasa yang disukai anak-anak. Sikat gigi anak memiliki bentuk dan ukuran yang cukup berbeda dari sikat orang dewasa. Biasanya terdapat karakter kartun atau pahlawan super pada sikat tersebut serta terdapat banyak warna yang mampu menarik dan memikat anak-anak. Lalu sebenarnya sikat gigi seperti apakah yang baik untuk anak-anak? Dilansir dari WebMD, sebenarnya hanya ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih sikat gigi anak-anak. Ukuran Sama…
Read More
5 Mitos Sesat Tentang Kesehatan Tulang

5 Mitos Sesat Tentang Kesehatan Tulang

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5887" align="alignleft" width="275"] Foto: nusantaranews.com[/caption] Kesehatan tulang merupakan kunci utama dari kesehatan tubuh dan aktivitas sehari-hari yang lancar. Gaya hidup yang dialami oleh masyarakat saat ini membuat mereka rentan mengalami masalah pada tulang. Pada saat ini, banyak orang mengalami masalah tulang rapuh, nyeri, dan juga gangguan serius seperti osteoporosis. Dilansir dari Boldsky, berikut sejumlah mitos tentang kesehatan tulang yang perlu kamu ketahui.  Hanya wanita yang menderita osteoporosis Ketika jumlah kalsium dalam tulang menurun seiring bertambahnya usia, seseorang memiliki peningkatan risiko osteoporosis. Selain wanita, pria juga rentan terhadap osteoporosis. Postur tubuh yang buruk sebabkan sakit punggung Postur tubuh merupakan salah satu penyebab rasa nyeri di punggung. Namun, rasa sakit itu muncul karena adanya kombinasi dari masalah kesehatan lainnya. Mengonsumsi kalsium bisa sebabkan batu ginjal Kalsium adalah mineral yang larut dalam…
Read More
Membaca Sejak Dini Bikin Anak Lebih Cerdas

Membaca Sejak Dini Bikin Anak Lebih Cerdas

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5883" align="alignleft" width="300"] Foto: ulyadays.com[/caption] Sebuah penelitian yang dilakukan sejumlah peneliti di Penn State University menemukan hubungan antara belajar sejak usia kecil ini dengan kesuksesan di masa mendatang. Penelitian ini bahkan mengetahui usia berapa seharusnya anak mulai belajar, yaitu dua tahun.  Dalam penelitian ini, orangtua mengisi sebuah survei mengenai berapa banyak kata yang diketahui oleh anak mereka yang berusia dua tahun. Kemudian tiga tahun kemudian peneliti kembali memeriksa data tersebut ketika sang anak sudah di TK. Balita yang memiliki kosakata lebih banyak cenderung lebih siap dalam membaca dan mempelajari matematika saat TK. Selain itu terbukti bahwa mereka lebih bisa memberi perhatian di kelas dan berkelakuan lebih baik. Hal ini menjadi alasan mengapa mereka mendapat hasil yang lebih baik di sekolah juga. Kosakata yang banyak ini diperoleh dari usia yang…
Read More