Cara Cerdas Terhindar Dari Katarak

Cara Cerdas Terhindar Dari Katarak

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5859" align="alignleft" width="300"] Foto: myblogitucerdas.blogspot.com[/caption] Kasus penyakit katarak terbilang tinggi di Indonesia. Lokasi Indonesia sebagai negara tropis dengan paparan matahari yang banyak serta kurangnya kesadaran menjaga kesehatan mata menjadi pemicu tingginya kasus katarak. Penting diketahui bahwa setiap orang berpotensi menderita katarak karena pengaruh bertambahnya usia. Selain itu, ada faktor gaya hidup yang mempengaruhi kualitas mata seseorang. “Sebenarnya hidup sehat saja sudah cukup. Banyak mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan supaya nggak cepat katarak. Lalu, tidak merokok dan pakai topi, sunglasses serta kacamata anti UV,” kata Nashril Ihsan, dokter spesialis mata di Klinik Utama Mata Jakarta  Eye Center (JEC) Bekasi, Jawa Barat. Katarak juga bisa dipicu diabetes atau penyakit mata lainnya, trauma kecelakaan, bayi yang terlahir infeksi atau penggunaan kacamata dengan minus di atas 6. Meskipun bisa sembuh total dengan…
Read More
Ini 5 Tanda Bayi Terkena Dehidrasi

Ini 5 Tanda Bayi Terkena Dehidrasi

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5851" align="alignleft" width="300"] Foto: family.fimela.com[/caption] Dehidrasi umumnya terjadi pada mereka yang memasuki usia produktif. Ternyata, bayi pun bisa mengalami dehidrasi. Dan pada bayi, dehidrasi bisa terjadi lewat cairan yang keluar terlalu banyak melalui keringat, muntah, maupun diare. Karena bayi pun masih belum bisa menjelaskan secara gamblang apa yang mereka rasakan, termasuk dengan dehidrasi, maka kamu wajib mengenali gejala dehidrasi pada mereka. Berikut adalah beberapa tandanya. Popok yang kering Salah satu yang paling jelas dari dehidrasi pada bayi adalah popok yang kering karena popok biasanya berisi air seni. Selain itu dehidrasi membuat air seni keluar dalam jumlah sedikit dengan warna yang gelap dan bau menyengat. MedlinePlus menyarankan agar kamu segera menghubungi dokter jika popok bayi tidak basah selama lebih dari 8 jam. Air mata kering Menangis adalah hal normal yang…
Read More
Langkah Sederhana Antisipasi Penyakit Batu Ginjal

Langkah Sederhana Antisipasi Penyakit Batu Ginjal

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5862" align="alignleft" width="300"] Foto: wajibbaca.com[/caption] Batu ginjal merupakan penyakit yang kini biasa terjadi karena gaya hidup masyarakat zaman sekarang. Batu ginjal pada dasarnya terdiri dari mineral dan garam asam. Gejala dari batu ginjal biasanya akan terlihat pada stadium lanjut. Gejala yang paling menonjol adalah rasa sakit di punggung bawah, air kencing yang berdarah, nyeri saat buang air kecil, nyeri perut yang abnormal, infeksi saluran kencing sering dan muntah. Terdapat berbagai hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit batu ginjal ini. Dilansir dari Kidney.org, berikut sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit batu ginjal.   Jangan Banyak Berkeringat Sauna dan olahraga yang berat mungkin baik untuk kesehatan, tetapi mereka juga dapat menyebabkan batu ginjal. Pasalnya, kehilangan air melalui keringat mengarah pada produksi urine yang kurang. Semakin banyak…
Read More
Bayi Sering Cegukan, Simak 4 Penyebabnya

Bayi Sering Cegukan, Simak 4 Penyebabnya

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5849" align="alignleft" width="300"] Foto: mommyasia.co.id[/caption] Cegukan merupakan respon alami tubuh saat ada benda asing yang masuk. Bayi pun bisa mengalaminya. Namun bagaimana bila bayi terus-menerus cegukan? Pasti ada penyebabnya. Seperti dilansir dari Momjunction, berikut adalah beberapa penyebab bayi cegukan: Refluks gastroesofagu Refluks gastroesofagus (RGE) merupakan fenomena fisiologis yang dapat terjadi pada setiap bayi dan anak. Pada bayi, gejala yang sering terjadi seperti muntah, tidur tidak nyaman, menolak makan, dan gagal tumbuh. Sedangkan cegukan yang muncul disebabkan oleh aliran balik makanan dan asam yang memicu sel-sel saraf hingga menyebabkan flutter (kontraksi otot jantung) di diafragma. Overfeeding Terlalu banyak memberi makan bayi, bahkan ASI, dapat menyebabkan perut membengkak dan melebarkan diafragma hingga pada akhirnya cegukan. Menelan banyak udara Terutama pada bayi yang minum susu  dari botol, dia akan berisiko overfeeding. Hal ini sering membuat bayi menjadi…
Read More
Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Tekan Demensia Dengan Tetap Beraktivitas

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5823" align="alignleft" width="300"] Foto: suara.com[/caption] Melakukan pekerjaan rumah tangga secara rutin, dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat pada usia lanjut yang telah mengembangkan gejala awal penyakit alzheimer. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga adalah cara yang murah untuk meningkatkan kesehatan, menciptakan efek perlindungan pada otak. “Kami mengukur tingkat aktivitas fisik dalam peserta studi rata-rata dua tahun sebelum kematian mereka, dan kemudian memeriksa jaringan otak yang disumbangkan setelah kematian, dan menemukan bahwa gaya hidup yang lebih aktif mungkin memiliki efek perlindungan pada otak," ujar Aron S Buchman, dari Universitas Rush di Amerika Serikat seperti dilansir dari New Indian Express. “Orang yang bergerak lebih banyak memiliki kemampuan berpikir dan daya ingat yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang lebih banyak duduk dan tidak bergerak banyak,” kata Buchman, penulis utama penelitian yang diterbitkan…
Read More
Berikan Anak Gizi Seimbang, Ini Rumusnya

Berikan Anak Gizi Seimbang, Ini Rumusnya

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5821" align="alignleft" width="300"] Foto: edupost.id[/caption] Dalam masa pertumbuhan, setiap anak berhak untuk mendapatkan asupan gizi seimbang. Terutama pada 1000 hari pertama sejak kelahirannya. Menurut Endang Achadi, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu, “1.000 hari pertama kehidupan, merupakan momen sangat penting untuk mengatur gizi si kecil agar tetap seimbang. Begitu juga dengan sang ibu. Hal ini bisa menjamin kualitas hidup anak hingga dewasa”. Gizi yang seimbang bisa diperoleh dengan mengonsumsi menu makan bayi  penuh gizi dan sesuai porsi. Endang pun memberikan rumus agar menu makanan untuk anak terjamin aspek gizinya. “Secara umum, setengah piring makan terdiri dari makanan pokok yang sedikit lebih banyak dari lauk pauk. Separuhnya lagi, sayur yang banyak dan buah. Dan protein hewani agar asupan asam amino esensialnya terpenuhi,” jelas Endang. Tidak…
Read More
Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Mengenal Gejala Awal Penyakit Usus Buntu

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5826" align="alignleft" width="300"] Foto: dedaunan.com[/caption] Banyak orang mengabaikan sakit di bagian perut sebelah kanan dan menganggapnya hanya sakit biasa. Padahal, itu bias menjadi gejala awal penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu umumnya baru dirasakan ketika sudah meradang, pecah, dan mengalami infeksi. Masalah usus buntu ini bisa menyebabkan rasa sakit dan bahkan harus dirawat dengan cara operasi. Berbagai macam bisa jadi penyebab munculnya penyakit ini. Dilansir dari Health Me Up, berikut beberapa gejala awal yang menandai seseorang tengah mengalami usus buntu. Sakit di bagian pusar Gejala pertama usus buntu adalah rasa tak nyaman atau sakit pada bagian pusar. Rasa sakit ini selanjutnya akan bergerak ke perut bagian bawah secara perlahan. Rasa sakit kian parah Awalnya rasa sakit akan terasa biasa saja, namun dalam hitungan jam bisa menjadi semakin parah dan…
Read More
Ini Manfaat Si Kecil Bertelanjang Kaki

Ini Manfaat Si Kecil Bertelanjang Kaki

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5819" align="alignleft" width="300"] Foto: dewiifani.com[/caption] Kebanyakan dari orangtua tidak akan membolehkan anaknya yang masih kecil untuk berjalan keluar rumah tanpa menggunakan alas kaki. Alasannya, takut kotor dan banyak kuman. Namun ternyata membiarkan si kecil bertelanjang kaki memberikan beberapa manfaat yang baik untuk tumbuh kembangnya. Berikut beberapa manfaat bertelanjang kaki untuk kesehatan bayi, seperti dilansir dari laman Boldsky.   Meningkatkan keterampilan motorik dasar Dengan membiasakan si kecil untuk berjalan di lingkungan terbuka, seperti di taman dan di lapangan dapat meningkatkan kemampuan motoriknya lebih baik. Ini karena kaki yang dibiasakan bebas di alam terbuka dapat membantu anak merasakan perbedaan tekstur sehingga membantu merangsang kemampuan motorik agar berkembang secara optimal. Membantu perkembangan otot dan ligamen anak Membiarkan anak berjalan dengan bertelanjang kaki ternyata dapat membantu perkembangan otot kaki dan ligamen si kecil…
Read More
Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Kenali Gejala dan Dampak Hipotiroidisme

Artikel Umum, Artikel
[caption id="attachment_5794" align="alignleft" width="300"] Foto: klikdokter.com[/caption] Ada berbagai masalah yang bakal muncul bila disfungsi tiroid tidak ditangani dengan tepat, seperti infertilitas, obesitas, nyeri sendi, dan penyakit jantung. Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa hipotiroidisme yang tidak terdiagnosis (kelenjar tiroid yang kurang aktif) dapat mempersulit wanita untuk hamil. Oleh karena itu, memahami hubungan antara gangguan tiroid dan kesuburan sangat penting, terutama jika ingin merencanakan kehamilan. Ada lebih dari 20% wanita di India yang hidup dengan masalah tiroid yang tidak terdiagnosis dan mereka bahkan tidak menyadari bahwa hal itu dapat menyebabkan infertilitas atau keguguran. Hipotiroidisme dapat memengaruhi banyak aspek berbeda dari menstruasi dan ovulasi, artinya dapat mempersulit untuk hamil jika berencana untuk memiliki bayi. Lantas apa hipotiroidisme dan bagaimana gejalanya? Dilansir dari Tiems Now News, hipotiroidisme merupakan suatu kondisi di mana kelenjar…
Read More
Ternyata Memupuri Anak Dengan Bedak Bayi Ada Bahayanya

Ternyata Memupuri Anak Dengan Bedak Bayi Ada Bahayanya

Artikel Anak, Artikel
[caption id="attachment_5789" align="alignleft" width="300"] Foto: alodokter.com[/caption] Bedak bayi atau biasa juga disebut sebagai bedak talkum merupakan salah satu hal yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari terutama pada bayi. Banyak orang tua selalu memupuri buah hati mereka dengan bedak agar terlihat segar. Namun lambat laun, pada masa kini penggunaan bedak talkum ini sudah mulai dihindari oleh orang tua. Berbagai masalah yang disebut dapat muncul darinya menjadi alasan bedak ini jadi mulai jarang digunakan. Bedak talkum sendiri terbuat dari beberapa bahan kimia seperti magnesium, oksigen, dan silikon. Sehingga tidaklah heran jika bedak ini ternyata menyimpan beberapa bahaya kesehatan di baliknya. Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah bahaya yang ada di balik pemakaian bedak talkum: Masalah pernapasan Masalah pernapasan menjadi salah satu risiko umum dari penggunaan bedak talkum. Sebab bedak talkum mengandung partikel halus…
Read More