Bangun Komunikasi Dengan Anak Sedini Mungkin

Bangun Komunikasi Dengan Anak Sedini Mungkin

Artikel Anak, Artikel
Bayi tentu saja belum bisa berbicara seperti manusia yang sudah mengembangkan bahasa. Namun, bukan berarti orangtua tidak perlu mengajak bayi berbicara dan membiarkan begitu saja. Berbicara dengan bayi sama pentingnya ketika mereka sudah tumbuh besar dan dapat berbicara. Penelitian baru yang diterbitkan awal bulan ini di The Journal of Neuroscience menyatakan, mengajak berbicara bayi akan mendorong kemampuan mereka untuk berbahasa. Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology, University of Pennsylvania, dan Harvard menemukan, percakapan dua arah dengan anak-anak membantu mereka mengembangkan kemampuan bahasa dan pemahaman yang lebih baik. Kelebihan itu terlepas dari status sosial ekonomi keluarga di mana bayi dilahirkan. “Kami menemukan komponen yang paling relevan dari paparan bahasa anak-anak bukanlah jumlah kata-kata yang mereka dengar, namun, jumlah percakapan orang dewasa dan yang mereka alami,” ujar…
Read More
Cegah Hipertensi, Perbanyak Makanan yang Mengandung Potasium

Cegah Hipertensi, Perbanyak Makanan yang Mengandung Potasium

Artikel Umum, Artikel
Tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak selalu mudah dikenali. Namun, ini dianggap sebagai kondisi yang serius karena risiko kesehatannya jika tidak dirawat. Hipertensi bisa menyebabkan masalah kesehatan serius seperti stroke atau serangan jantung. Agar menghindari risiko apa pun akibat tekanan darah tinggi, maka penting bagi kita semua untuk secara rutin memeriksa tekanan darah karena gejalanya tidak selalu terlihat. Sejumlah faktor diketahui bisa meningkatkan peluang mengembangkan tekanan darah tinggi. Salah satunya adalah makan makanan yang tidak sehat. Diet yang sehat bisa membantu Anda untuk menjaga tekanan darah untuk tetap normal. Selain itu, olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Olahraga ringan seperti melakukan aktivitas bersih-bersih rumah punm bisa membantu. Dikutip dari Express.co.uk, diet yang paling baik untuk menjaga tekanan darah adalah makan banyak potasium. Potasium membantu…
Read More

Ini Penyakit Menular yang Sering Terjadi di Sekolah

Artikel, Artikel Anak
Di sekolah, anak-anak rentan tertular penyakit yang diderita teman sekelasnya. Berada bersama-sama dalam satu ruangan kelas dan duduk berdekatan dengan kawan yang sakit membuat anak lebih rentan terkena penyakit menular. Ketahuilah, penyakit menular yang sering terjadi di sekolah dan pencegahannya agar anak tidak mudah sakit. Hal pertama yang harus dipahami adalah, anak-anak lebih berisiko terkena penyakit menular. Sebab, anak-anak belum memiliki sistem daya tahan tubuh yang kuat. Mereka juga mungkin belum memiliki kebiasaan sehat, atau harus selalu diingatkan, misalnya kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Kita mungkin pernah mendapati si kecil pulang dengan keadaan demam, lesu, batuk-batuk, atau mengeluh sakit tenggorokan. Batuk dan radang tenggorokan memang menjadi penyakit menular yang sering terjadi di sekolah. Namun ada beberapa penyakit menular lain yang juga harus dicermati. Laman…
Read More
Lebih Jauh Tentang Saraf Kejepit

Lebih Jauh Tentang Saraf Kejepit

Artikel Umum, Artikel
Penyakit saraf kejepit atau dikenal dengan kecetit merupakan salah satu hal yang banyak dialami orang sehari-hari. Masalah yang dialami ini dapat membuat kita jadi kesulitan untuk beraktivitas sehari-hari karena rasa sakit dan nyeri yang muncul ini. “Saraf kecetit atau hernia nucleus pulposus (HNP) adalah terjepitnya saraf saat melewati kanalis spinalis oleh penonjolan nukleus pulposus (bantalan tulang belakang/diskus),” jelas dr. Siti Nurlaela, SpS dari RS Hermina TangkubanPrahu, Malang. Rasa sakit yang muncul karena kecetit ini sungguh sangat menyiksa kegiatan sehari-hari. Nurlaela menjelaskan bahwa terjadinya penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan terhadap fungsi sensorik. “HNP ini memberikan gejala nyeri yang menjalar dari pinggang sampai kaki sesuai perjalanan saraf tersebut, dapat pula disertai gangguan fungsi sensorik (tebal, kesemutan) bahkan kelemahan otot,” urainya. Lalu mengapa sering kali nyeri…
Read More
Nilai Sekolah Anak Bagus, Perlukah Dihadiahi Uang

Nilai Sekolah Anak Bagus, Perlukah Dihadiahi Uang

Artikel Anak, Artikel
Sebagian orangtua memberikan hadiah berupa uang tunai kepada anak saat nilai sekolahnya bagus. Namun, benarkah pilihan tersebut sudah menjadi hal yang tepat? Atau justru akan membuat anak tumbuh menjadi materialistis? Menurut studi yang dilakukan bersama oleh laman Voucher Codes dan pusat jajak pendapat Opinium, hampir 71 persen orangtua di Inggris memberikan penghargaan apabila anak berprestasi di sekolah. Sekitar 39 persen memberi insentif berupa uang tunai. Rata-rata besaran uang yang diberikan kepada anak yang mendapatkan nilai A adalah sejumlah 25,5 poundsterling (Rp 477 ribuan). Disusul 21,3 poundsterling (Rp 399 ribuan) untuk nilai B dan 17,4 poundsterling (Rp 326 ribuan) untuk nilai C. Bahkan, ada orangtua yang sangat loyal dan memberikan 1.000 poundsterling (Rp 18 jutaan) untuk nilai A. Responden perempuan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan dulu orangtuanya…
Read More
Waspadai Ada Kanker Lain yang Bikin Kejantanan Diamputasi

Waspadai Ada Kanker Lain yang Bikin Kejantanan Diamputasi

Artikel Umum, Artikel
Tidak hanya kanker prostat yang mengancam kaum pria. Terdapat satu lagi jenis kanker ganas yang dapat menyerang pria. Kanker penis ini menyerang organ vital pria dan ternyata lebih ganas serta dapat lebih cepat berujung pada kematian. Penyakit ini rupanya berkaitan erat dengan infeksi Human Papiloma Virus (HPV) layaknya kanker serviks pada wanita. Gejala awalnya yaitu muncul ruam di area alat vital pria. Berbeda dengan kanker prostat, kanker penis harus langsung diobati karena lebih agresif. Deteksi dini merupakan satu-satunya harapan agar dapat mempertahankan genital pria. Lebih buruknya lagi, kanker penis dapat menyerang kelenjar getah bening. “Kelenjar getah bening merupakan titik pengedaran sel kanker. Dia bagaikan kereta api, kalau  kanker masuk, sel akan cepat menyebar,” kata Poh Beow Kiong, pakar Urologi Parkway Hospitals Singapore. Gejala yang…
Read More
Kini Batita Juga Boleh Mencoba Yoga

Kini Batita Juga Boleh Mencoba Yoga

Artikel Anak, Artikel
Ternyata yoga tidak hanya untuk orang dewasa atau orang yang sedang sakit saja. Kini, yoga sudah boleh diperkenalkan kepada anak sejak berusia tiga tahun. Hal ini dikatakan ahli kebugaran dan kesehatan sekaligus instruktur yoga di FIT360, Amogh Shinde, “Yoga secara alami bisa dilakukan bayi dan balita. Jika Anda mengamati bayi dengan seksama, beberapa postur dan posisi tubuh mereka meniru gerakan yoga. Saat bayi tumbuh, perhatian mereka dialihkan ke berbagai hal berupa pembelajaran”. Menurutnya, waktu tepat memulai yoga bisa tiga tahun ke atas. “Memperkenalkan yoga pada anak sejak usia dini membantu mereka kelak berlatih yoga, sehingga bermanfaat kala mereka menangani masalah fisiologis dan kesehatan fisik," kata Shinde, dilansir dari Mid Day. Saat Anda memperkenalkan yoga pada anak, mulai perlahan dan konsisten. Langkah pertama adalah memilih asana…
Read More
Mengenali Jenis Kanker Prostat dan Cara Mengatasinya

Mengenali Jenis Kanker Prostat dan Cara Mengatasinya

Artikel Umum, Artikel
Kanker prostat telah menjadi momok yang mengerikan bagi kaum pria. Sejatinya, manusia memiliki sel potensi kanker. Apabila bermutasi, sel tersebut dapat menggerogoti organ tubuh. Genetik dan gaya hidup menjadi faktor risiko terbesar. Tak semudah itu mendiagnosa kanker. Jenis kanker prostat terbagi menjadi dua, yakni jinak dan ganas. Poh Beow Kiong, Ahli Urologi Parkway Hospitals Singapore menyebutkan tingkat keganasan kanker dapat dilihat melalui PSA (Prostate Specific Antigen). “Kalau nilainya tinggi patut dicurigai, meski belum tentu kanker. Nilai di atas 3 harus dilakukan tes biopsi untuk mengukur sifat dan tingkat keganasan kanker,” jelasnya. Tes biopsi dilakukan melalui dubur. Alat akan mengukur tingkat kepadatan kelenjar prostat. Apabila terasa keras maka patut dicurigai. Prosesnya berlangsung 5 menit dan tidak menimbulkan rasa sakit karena kelenjar prostat tidak memiliki saraf.…
Read More
Wahai Ayah Jangan Biarkan Putri Anda Merasa Kesepian

Wahai Ayah Jangan Biarkan Putri Anda Merasa Kesepian

Artikel Anak, Artikel
Kecenderungan anak perempuan yang dekat dengan ayahnya tak merasa kesepian ketika berada di masa-masa sekolah. Mereka mampu mengatasi perasaan terisolasi ketika mencapai usia sekolah dasar, dibandingkan anak perempuan yang tak memiliki kedekatan dengan sang ayah. “Ikatan antara ayah dan anak perempuan sangat penting,” papar sang Profesor Xin Feng, salah satu periset dari Ohio State University. Dia mengatakan, riset ini mengungkap, kedekatan ayah dan anak perempuannya cenderung membuat si anak merasa terlindungi, dan membantu mereka cepat mengatasi rasa sepi. Kehidupan Anak itu tak mudah mengalami kesepian karena mereka sering kali mencari sang ayah untuk membantu melewati masa sulit, misalnya ketika mulai memasuki usia sekolah. Namun, riset ini juga membuktikan kedekatan antara anak perempuan dan sang ibu tak memberikan dampak apa-apa terhadap kondisi ini. Untuk hasil…
Read More
Ternyata, Penyebab Kanker Ada di Sekitar Kita

Ternyata, Penyebab Kanker Ada di Sekitar Kita

Artikel Umum, Artikel
Penyakit kanker tidak melulu diakibatkan karena makanan atau pola hidup semata. Ternyata, di keseharian, tanpa disadari banyak benda yang mengandung karsinogen (zat penyebab kanker) yang kita temui. Hal ini tak terkecuali juga biasa ditemui pada benda-benda di sekitar rumah kita. Mulai dari makanan hingga produk-produk yang kita temui, semuanya memiliki potensi menimbulkan kanker. Dilansir dari The Health Site, berikut lima hal bisa menyebabkan kanker dan dapat ditemui di rumah kita. Produk pembersih Produk pembersih seperti detergen yang digunakan sehari-hari di rumah mengandung bahan kimia seperti fenol alkil, riclosan dan tetrachloroethylene. Deretan bahan kimia ini dapat mengganggu sistem endoktrin dengan memicu ketidakseimbangan hormon. Tak hanya itu, bahan kimia tersebut telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker payudara dan prostat. Makanan kaleng Kaleng yang biasanya…
Read More