Kanopi Group Rutin Sampaikan ‘Holy Message’ Bagi Lansia

Kanopi Group Rutin Sampaikan ‘Holy Message’ Bagi Lansia

Kanopi Insan Sejahtera
Kanopi Group Rutin Sampaikan 'Holy Message' Bagi Lansia Di usianya ke-20, pelayanan Kanopi Group kian mengemuka. Tak hanya sebatas melayani lansia dan orang sakit melalui penyediaan tenaga keperawatan, tetapi juga mendirikan Kanopi Nursing Home (KNH), sebagai rumah perawatan dengan berbagai fasilitas dan pelayanan prima. Tak berhenti sampai di situ, Kanopi Group kini juga bergerak memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para lansia dan orang sakit, baik secara offline maupun online. "Kami terpanggil untuk bagaimana mengajak lansia memahami kesenjaan usia mereka. Apa-apa saja yang harus mereka perhatikan dan jalankan. Semua itu, kami rangkum, baik dalam bentuk webinar maupun seminar," kata Kikin Sugiarno CEO Kanopi Group saat berbicara terkait 20 tahun Kanopi Group. Dalam menjalankan ini, sambungnya, kami tentu tidak sendiri, melainkan menggandeng perusahaan-perusahaan atau…
Read More
Sweet Twenty Kanopi Group, Tiga Pilar Satu Tujuan

Sweet Twenty Kanopi Group, Tiga Pilar Satu Tujuan

Kanopi Insan Sejahtera
Sweet Twenty Kanopi Group, Tiga Pilar Satu Tujuan Landasan pelayanan di Kanopi Nursing Home (KNH) didasari pada tiga pilar utama yakni, melayani dengan setulus hati, asuhan keperawatan yang profesional, dan membuat penghuni nyaman dan happy. Ketiga hal tersebut juga menjadi dasar pengabdian yang dilakoni di semua lini usaha perusahaan yang berdiri 24 Juni 2002 ini. "Dengan slogan 'melayani dengan sepenuh hati', kami mencoba memberi dimensi berbeda dalam setiap sentuhan pelayanan kami," tutur Kikin Sugiarno CEO Kanopi Group saat bicara tentang Jejak 20 Tahun usia Kanopi Group. Seiring berjalannya waktu, lanjut Kikin, pihaknya berusaha memberi pelayanan prima kepada klien dan menunjukkan bahwa Kanopi Group selalu menggunakan hati dalam melayani dan telinga untuk mendengar apa yang menjadi keluhan dari mereka. "Setiap kendala yang dihadapi,…
Read More
Perlahan, Stigma Tabu Orangtua Diurus Pihak Ketiga Mulai Bergeser

Perlahan, Stigma Tabu Orangtua Diurus Pihak Ketiga Mulai Bergeser

Kanopi Insan Sejahtera
Perlahan, Stigma Tabu Orangtua Diurus Pihak Ketiga Mulai Bergeser Pola pikir banyak penduduk Indonesia berbeda dengan di luar negeri. Budaya ketimuran yang masih kental bahwa anak harus 'membalas' jasa orangtua dengan merawat sendiri di masa tuanya menjadi momok dan tembok penghalang panjang umurnya sang orangtua. "Bisa saja merawat orangtua di rumah perawatan dianggap tabu, asal memang bisa diurus sendiri. Lalu, kalau tidak bisa karena keterbatasan waktu si anak, apakah orangtuanya dibiarkan kesepian dan tak terurus? Ini tentu bisa jadi problem yang membuat orangtua malah tidak bisa hidup maksimal di hari tuanya," kata Kikin Sugiarno CEO Kanopi Group saat berbicara terkait 20 tahun usia Kanopi Group. Sudah banyak contoh, terutama seperti di luar negeri, di mana agar orangtuanya lebih terurus dan terperhatikan, maka…
Read More
Myeloma, Kanker Sumsum Tulang Tanpa Gejala

Myeloma, Kanker Sumsum Tulang Tanpa Gejala

Artikel Umum
Myeloma, Kanker Sumsum Tulang Tanpa Gejala  Multiple myeloma, juga dikenal sebagai myeloma adalah jenis kanker sumsum tulang. Sumsum tulang adalah jaringan spons di pusat beberapa tulang yang menghasilkan sel-sel darah tubuh. Disebut multiple myeloma karena kanker sering memengaruhi beberapa area tubuh, seperti tulang belakang, tengkorak, panggul, dan tulang rusuk. Pada tahap awal, myeloma mungkin tidak menimbulkan gejala apapun. Seringkali hanya dicurigai atau didiagnosis setelah tes darah atau urine rutin. Akhirnya, sesuai rangkuman yang dilansir dari NHS, myeloma menyebabkan berbagai masalah, termasuk: Nyeri tulang yang persisten, biasanya di punggung, tulang rusuk atau pinggul Kelelahan, kelemahan dan sesak napas – disebabkan oleh anemia Kadar kalsium yang tinggi dalam darah (hiperkalsemia) – dapat menyebabkan gejala termasuk rasa haus yang ekstrem, sakit perut, sering buang air kecil, konstipasi…
Read More
Ini 3 Gejala Mudah Deteksi Ginjal Bermasalah

Ini 3 Gejala Mudah Deteksi Ginjal Bermasalah

Artikel Umum
Ini 3 Gejala Mudah Deteksi Ginjal Bermasalah  Untuk mengetahui ginjal bermasalah atau tidak, ada sejumlah tanda fisik yang dapat diperhatikan. Tapi terkadang orang menghubungkannya dengan kondisi lain. Mengutip National Kidney Foundation, Dr. Joseph Vassalotti mengatakan, ada kalanya tanda-tanda ginjal bermasalah itu tidak muncul, sampai kerusakan telah sampai tahap sangat lanjut. Sering kali saat itu ginjal sudah mengalami malfungsi atau ketika ada sejumlah besar protein dalam urin. “Inilah salah satu alasan mengapa hanya 10 persen orang dengan penyakit ginjal kronis yang mengetahui bahwa mereka mengidapnya,” ujar Kepala Petugas Medis di National Kidney Foundation ini. Pentingnya kesehatan ginjal dapat kita pahami dengan menilik fungsinya sebagai berikut:  Menjaga keseimbangan cairan secara keseluruhan dalam tubuh Mengatur dan menyaring mineral dari darah Menyaring bahan limbah dari makanan, obat-obatan, dan…
Read More
Dua Dasawarsa Kanopi Group, Berangkat Dari Niat Tulus Bekerja Dengan Keikhlasan

Dua Dasawarsa Kanopi Group, Berangkat Dari Niat Tulus Bekerja Dengan Keikhlasan

Kanopi Insan Sejahtera
Dua Dasawarsa Kanopi Group, Berangkat Dari Niat Tulus Bekerja Dengan Keikhlasan Awalnya banyak orang bertanya-tanya, untuk apa Kikin Sugiarno memulai usaha jasa keperawatan lansia. Sebuah usaha yang harus bertabrakan dengan mitos ketimuran yang begitu kuat bahwa anak yang merawat orangtuanya, sebagai bentuk 'balas jasa'. Kini, mind-set seperti itu perlahan mulai bergeser. "Orang dulu menilai tabu menempatkan orangtua di rumah jompo karena itu bentuk ketidakberbaktian anak terhadap orangtua," ungkap Kikin Sugiarno CEO Kanopi Group, saat berbincang-bincang terkait dengan 20 tahun usia Kanopi Group (24 Juni 2002 - 24 Juni 2022). Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan di luar negeri. Justru ini bentuk kepedulian anak terhadap orangtua dan niat tulus untuk menjadikan orangtuanya menjadi lebih terurus, terperhatikan, dan terlindungi. "Coba bayangkan, karena demi tidak…
Read More
20 Tahun Kanopi Group Anugerah Tak Terhingga

20 Tahun Kanopi Group Anugerah Tak Terhingga

Kanopi Insan Sejahtera
20 Tahun Kanopi Group Anugerah Tak Terhingga Tidak terasa jejak waktu telah membawa Kanopi Group dengan berbagai unit usahanya memasuki usia 20 tahun. Sebuah masa yang cukup panjang dengan berbagai liku-liku yang dialami. Deret waktu yang dipenuhi dengan frame naik turun tentunya. Namun, satu hal yang pasti, di dua dasawarsa usianya, spirit jajaran pimpinan hingga karyawannya justru semakin bergelora, berapi-api untuk memberikan pelayanan lebih baik kepada para lanjut usia, orang sakit, dan anak-anak. Sayangnya, kontribusi nyata ini masih kurang disokong oleh pemerintah. Padahal, bonus demografi sudah di depan mata. "Tentu kita sangat bersyukur bisa memasuki usia 20 tahun dalam pelayanan dan pengabdian kepada lansia, orang sakit, dan anak-anak. Kita bersyukur diberi kesempatan untuk melayani masyarakat usia senja, orang sakit, dan kelompok anak-anak,"…
Read More
Minimalisir Penyakit Jantung Saat Tua, Lakukan Gaya Hidup Sehat

Minimalisir Penyakit Jantung Saat Tua, Lakukan Gaya Hidup Sehat

Artikel Umum
Minimalisir Penyakit Jantung Saat Tua, Lakukan Gaya Hidup Sehat Minimalisir Penyakit Jantung Saat Tua, Lakukan Gaya Hidup Sehat - Kunci agar terhindar dari penyakit jantung, terlebih di masa tua adalah dengan perilaku hidup sehat dengan slogan ‘CERDIK’, yaitu Cek kesehatan teratur, Enyahkan rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kendalikan Stres Hal ini disampaikan, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Badai Bhatara Tiksnadi. “Seiring dengan bertambahnya usia, fungsi tubuh juga mengalami penurunan termasuk organ jantung dan pembuluh darahnya. Penyakit jantung merupakan ancaman dunia dan merupakan penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia,” tuturnya. Data WHO mengatakan, lebih dari 8,9 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Sementara Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia pada 2018 menunjukkan populasi orang di…
Read More
Ternyata, Ini Alasan Lansia Cenderung Sensitif

Ternyata, Ini Alasan Lansia Cenderung Sensitif

Artikel Umum
Ternyata, Ini Alasan Lansia Cenderung Sensitif  Merawat lanjut usia (lansia) bukanlah pekerjaan mudah. Seringkali orang yang merawat merasa gemas. Terkadang, sesuatu yang sebenarnya biasa saja bisa membuat mereka ngomel. Menurut ahli syaraf, Yuda Turana, ini diakibatkan stressor sosial lebih banyak menumpuk pada orang lansia dibandingkan mereka yang masih berusia muda. “Penghasilan berkurang, anak yang tinggal serumah harus berbagi kasih dengan mantu, berita bahagia sama sedih banyak sedihnya, teman sebaya meninggal, pengalaman sakit. Stimulasi negatif ini trennya, ya, pada lansia,” ungkap Yuda. Menurutnya, stimulasi eksternal yang serba negatif ini membebani lansia sehingga mereka umumnya lebih sensitif dalam merespons sesuatu. Kendati demikian, lansia tak melulu dekat dengan penyakit dan sikap mudah ngambek. Kondisi ini sebenarnya bisa disiasati sejak dini saat usia masih gemilang. “Untuk menghadapi, persiapannya…
Read More
Mengenal Gingivitis dan Penyebabnya

Mengenal Gingivitis dan Penyebabnya

Artikel Umum
Mengenal Gingivitis dan Penyebabnya Radang gusi atau juga dikenal dengan gingivitis merupakan gangguan yang terjadi di bagian gingiva, yakni bagian dari gusi yang terletak di sekitar pangkal gigi. Umumnya, gingivitis merupakan gangguan gusi yang tergolong ringan. Akan tetapi, gingivitis juga bisa merupakan tahap awal gusi menuju ke periodontitis, penyakit gigi yang lebih serius. Oleh sebab itu, gingivitis perlu segera mendapat perawatan agar tidak semakin parah. Penyebab utama dari gingivitis adalah penumpukkan plak gigi. Seiring waktu, plak  akan mengeras menjadi karang gigi yang menempel di sepanjang garis gusi. Hal ini membuat gusi meradang dan mudah berdarah saat sikat gigi. Meskipun demikian, gingivitis bisa terjadi karena berbagai faktor. Berikut beberapa faktor pendukung terjadinya gingivitis.  Hormon Perubahan hormon, yang terjadi khususnya saat masa kehamilan, pubertas, menopause, dan…
Read More